PKL di ISTN

Perkenalkan nama saya Aryatama Raiyan Ramadhan,saya bersekolah di SMK Yadika 12 Limo,dan saya sedang menjalankan pkl di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

ISTN (Institut Sains dan Teknologi Nasional) adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. Perguruan tinggi ini fokus pada bidang sains dan teknologi, serta menyediakan berbagai program studi di tingkat diploma, sarjana, dan pascasarjana.


ISTN awalnya berdiri dengan nama Akademi Teknik Nasional (ATN) pada tahun 1950, dan kemudian berubah menjadi Institut Sains dan Teknologi Nasional pada tahun 1981 untuk mewadahi pengembangan bidang ilmu teknik dan sains yang lebih luas.

Selama mengikuti kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), saya mengalami banyak hal baru yang memberikan pengalaman berharga, terutama dalam dunia kerja dan lingkungan kampus teknik yang profesional. Hari-hari saya dimulai sejak pagi. Biasanya saya sudah tiba di kampus ISTN sekitar pukul 07.30 pagi agar bisa bersiap sebelum kegiatan dimulai. Suasana kampus terasa nyaman, cukup tenang, dan cocok untuk belajar serta bekerja.

Kegiatan PKL saya ditempatkan di salah satu laboratorium teknik milik ISTN. Setiap harinya, saya bersama teman-teman PKL lainnya mendapat arahan dari pembimbing lapangan mengenai tugas yang harus kami kerjakan. Tugas-tugas tersebut beragam, mulai dari membantu perawatan alat laboratorium, melakukan dokumentasi, mengatur data, hingga melakukan pengamatan terhadap kegiatan praktikum mahasiswa ISTN. Meskipun kadang terasa melelahkan, saya merasa senang karena bisa belajar langsung dari lingkungan yang nyata, bukan hanya teori dari sekolah.

Salah satu hal yang paling saya sukai adalah ketika kami diberi kesempatan untuk ikut mengoperasikan peralatan teknik dengan bimbingan teknisi dan dosen ISTN. Dari situ saya belajar banyak hal baru, seperti cara kerja alat, prosedur keselamatan kerja, dan pentingnya ketelitian dalam bidang teknik. Selain itu, saya juga belajar bagaimana cara berkomunikasi yang baik di lingkungan kerja, termasuk bagaimana bersikap profesional terhadap dosen, teknisi, dan staf kampus lainnya.

1. Prosesor (CPU – Central Processing Unit)

  • Fungsi: Otak komputer yang memproses instruksi dan data dari program.

  • Contoh: Intel Core, AMD Ryzen.

2. Motherboard


  • Fungsi: Papan sirkuit utama tempat semua komponen PC terhubung dan berkomunikasi.

  • Contoh: ASUS ROG Strix, MSI B450.

3. RAM (Random Access Memory)


  • Fungsi: Penyimpanan sementara yang menyimpan data dan instruksi yang sedang digunakan komputer agar prosesnya cepat.

  • Contoh: DDR4, DDR5.

4. Penyimpanan (Storage)


  • HDD (Hard Disk Drive) → Kapasitas besar, kecepatan lebih lambat.

  • SSD (Solid State Drive) → Kecepatan baca/tulis lebih tinggi.

  • Fungsi: Menyimpan sistem operasi, aplikasi, dan file pengguna.

5. Kartu Grafis (GPU – Graphics Processing Unit)


  • Fungsi: Mengolah data visual dan menampilkannya ke monitor, sangat penting untuk gaming, desain grafis, dan editing video.

  • Contoh: NVIDIA GeForce, AMD Radeon.

6. Power Supply Unit (PSU)


  • Fungsi: Mengubah listrik dari stop kontak menjadi daya yang dibutuhkan komponen PC (DC).

  • Contoh: 500W, 650W, 80+ Bronze/Gold.

7. Casing


  • Fungsi: Melindungi komponen internal, membantu sirkulasi udara, dan estetika.

8. Sistem Pendingin (Cooling System)

  • Fungsi: Menjaga suhu komponen agar tidak overheat. Bisa berupa kipas (air cooling) atau cairan (liquid cooling).

9. Optical Drive (opsional)

  • Fungsi: Membaca dan menulis data ke CD/DVD. Sekarang jarang digunakan.

10. VGA Card

  • Fungsi: VGA bertugas mengubah data digital dari prosesor menjadi sinyal gambar yang bisa ditampilkan di layar monitor.


Kesimpulan 

Komponen-komponen PC adalah bagian-bagian utama yang bekerja sama untuk membuat komputer dapat berfungsi.

Masing-masing memiliki peran spesifik: CPU berfungsi sebagai otak yang memproses data, RAM menyimpan data sementara agar akses lebih cepat, Motherboard menjadi pusat penghubung semua komponen, Penyimpanan (HDD/SSD) menyimpan data jangka panjang, PSU menyuplai daya, GPU memproses grafis, dan perangkat input/output seperti keyboard, mouse, dan monitor memungkinkan interaksi pengguna.

Pemahaman tentang fungsi tiap komponen sangat penting, baik untuk merakit, meng-upgrade, maupun memperbaiki PC. Dengan mengetahui cara kerja dan keterhubungannya, kita bisa memastikan komputer bekerja optimal, efisien, dan sesuai kebutuhan—baik untuk pekerjaan, gaming, desain, maupun server.

Comments

Popular Posts